Untuk apa menurutkan rindu, jika buah yang dipetik tetaplah luka. Author: Dian Nafi Copy Quote More from Dian Nafi “Memang laki–laki yang tergoda perempuan hampir pasti sudah tidak punya otak lag…” “Kontemplasi massal terbesar. Pengampunan Allah terbesar. Bagi yang diterima wuk…” “Journey gives us a chance to start all over again and be a new personality” “Bukan untuk siapa–siapa kupikir. Mungkin aku melakukannya untuk diriku sendiri …”